Minggu, 23 Mei 2021

Contoh teks ekplanasi berbasis budaya


BELIS

Pernyataan umum

Pada dasarnya Manusia tidak terlepas dari eksistensinya sebagai mahluk berbudaya. Mendengar kata belis,tentunya tidak asing lagi ditelinga kita. Apa lagi jika menyangkut belis daerah manggarai. Belis merupakan suatu tradisi adat yang sudah ada dari generasi sebelumnya dan akan tetap terus diwariskan secara turun-temurun dan juga sebagai bentuk penegasan bahwa kedua pasangan tersebut sah dan diakui secara adat karena apabila tidak melalui belis maka secara adat bisa dikatakan kedua pasangan tersebut tidak jelas.  

Urutan sebab akibat

Dewasa ini tuntutan belis menjadi suatu persoalan besar yang akan dihadapi oleh kedua belah pihak terlebih pada pihak laki-laki. Ketika acara masuk minta, pihak laki-laki harus bisa membawa setengah dari harga yang sudah ditentukan. Sebagai tanda ucapan terima kasih kepada orangtua gadis, belis menjadi suatu beban besar yang dapat melahirkan utang piutang bagi pihak laki-laki. Ini disebabkan oleh harga yang diberikan dari pihak perempuan kepada pihak laki-laki.

Oleh karena belis yang terlampau besar ini, membuat laki-laki masa kini berusaha untuk tidak salah memilih jodoh, bahkan ada yang laki-laki yang berusaha mencari gadis diluar daerah manggarai. kejadian itu dilakukan untuk mnghindari adanya permasalahan dan juga untuk mengetahui budaya-budaya luar yang tidak menuntut belis sebagai suatu tradisi untuk menikah. 

Interpretasi

Belis tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga akan memberikan dampak negatif kepada pihak laki-laki. Selain pihak laki-laki mendapatkan penghormatan dari pihak perempuan, pihak perempuan juga merasa lebih dihargai oleh pihak laki-laki. Sebagai dampak negatifnya belis memberikan beban kepada seorang laki-laki yang hendak menikah. Dampak negatif lainnya, belis juga dapat menyebabkan utang piutang yang akan dialami oleh pihak laki-laki dan mungkin akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga kedua mempelai ketika sudah menikah.


Senin, 10 Mei 2021

Contoh teks negosiasi

 

Contoh teks negosiasi berbasis kearifan local Manggarai

Kain songke


Maria : selamat pagi nde, 

Ibu : selamat pagi nu, mau cari apa nu?

Maria : saya mau cari kain songke nde, 

Ibu : mari sudah nu.. mau cari motif yang bagaimana nu?

Maria : yang motif wela runu nde, ada kah?

Ibu : ada nu,kebetulan tinggal satu saja nu..

Maria : berapa harganya nde?

Ibu : harganya 400 nu…

Maria : ole nde.. bisa turun sedikit kh nde….

Ibu : bisa nu.. mau minta berapa nu?

Maria : 300 sudah kh nde….

ibu : deee nu..rugi saya kh nu.. 370 nu?

Maria : 350 sudah kh nde….

Ibu : iya sudah nu..(sambil membungkus kain)

Maria : ini sudah uangnya nde, 400 nde…

Ibu : kembali 50 nu e..

Maria : terimakasih nde…kapan-kapan kalau saya mau beli lagi kain, saya datang lagi 

    nde…..

ibu : iya nu sama-sama.. 

maria : baik sudah nde.. saya pulang dulu….

Ibu : iyo nu.. hati-hati…




Senin, 03 Mei 2021

Songke Tak Sama Sekali


 Pemberi beda pada yang lain

Tak sama sekali indahnya

Keanggunan yang keluar di auranya 

Membuahi pertanyaan sana sini

Siapa punyakah itu?

Manggaraiku, tanah tempat kaki berpijak

Menanamkan rasa percaya diri terdalam,

Sungguh kau sama sekali tak sama indahnya

Berbangga jugalah menjadi punyamu,

Karena tak sama sekali indahnya

Kau lebih dari yang lebih indah 

Hingga ketika memakainya

Darah tanah Air ku terpancar,

Mewakili semua keindahan di muka bumi 

Contoh Teks Karya Ilmiah Singkat

 ANALISIS PRAGMATIK DEIKSIS TEMPAT DAN WAKTU PADA CERPEN MAUKAH KAMU MENGAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU BAB 1 Pendahuluan Cer...