BELIS
Pernyataan umum
Pada dasarnya Manusia tidak terlepas dari eksistensinya sebagai mahluk berbudaya. Mendengar kata belis,tentunya tidak asing lagi ditelinga kita. Apa lagi jika menyangkut belis daerah manggarai. Belis merupakan suatu tradisi adat yang sudah ada dari generasi sebelumnya dan akan tetap terus diwariskan secara turun-temurun dan juga sebagai bentuk penegasan bahwa kedua pasangan tersebut sah dan diakui secara adat karena apabila tidak melalui belis maka secara adat bisa dikatakan kedua pasangan tersebut tidak jelas.
Urutan sebab akibat
Dewasa ini tuntutan belis menjadi suatu persoalan besar yang akan dihadapi oleh kedua belah pihak terlebih pada pihak laki-laki. Ketika acara masuk minta, pihak laki-laki harus bisa membawa setengah dari harga yang sudah ditentukan. Sebagai tanda ucapan terima kasih kepada orangtua gadis, belis menjadi suatu beban besar yang dapat melahirkan utang piutang bagi pihak laki-laki. Ini disebabkan oleh harga yang diberikan dari pihak perempuan kepada pihak laki-laki.
Oleh karena belis yang terlampau besar ini, membuat laki-laki masa kini berusaha untuk tidak salah memilih jodoh, bahkan ada yang laki-laki yang berusaha mencari gadis diluar daerah manggarai. kejadian itu dilakukan untuk mnghindari adanya permasalahan dan juga untuk mengetahui budaya-budaya luar yang tidak menuntut belis sebagai suatu tradisi untuk menikah.
Interpretasi
Belis tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga akan memberikan dampak negatif kepada pihak laki-laki. Selain pihak laki-laki mendapatkan penghormatan dari pihak perempuan, pihak perempuan juga merasa lebih dihargai oleh pihak laki-laki. Sebagai dampak negatifnya belis memberikan beban kepada seorang laki-laki yang hendak menikah. Dampak negatif lainnya, belis juga dapat menyebabkan utang piutang yang akan dialami oleh pihak laki-laki dan mungkin akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga kedua mempelai ketika sudah menikah.
