ANALISIS PRAGMATIK DEIKSIS TEMPAT DAN WAKTU PADA CERPEN MAUKAH KAMU MENGAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU
BAB 1
Pendahuluan
Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek. maksud dari cerita pendek di sini adalah ceritanya kurang dari 10.000(sepuluh ribu) kata atau kurang dari sepuluh halaman. cerpen juga bisa disebut sebagai karangan fiktif yang yang berisikan tentang sebagian kehidupan seseorang atau juga kehidupan yang diceritakan secara ringkas yag berfokus pada satu tokoh saja. peneliti akan menganalisis tentang deiksis dalam cerpen, khususnya deiksis tempat dan waktu yag terdapat pada cerpen maukah kamu menghapus bekas bibirya di bibirku dengan bibirmu. alasan peneliti mengangkat permasalahan ini disebabkan karena menurut pandangan peneliti, masyarakat khususnya mahasiswa kurang mengerti pembelajaran deiksis, permasalahan ini disebabkan oleh adanya pemikiran yang menganggap bahasa Indonesia itu mudah dipelajari. mereka merasa bahasa Indonesia itu mudah dipelajari karena bahasa indonesia merupakan bahasa yang digunakan sehari-hari padahal banyak materi-materi yang dapat dipelajari pada bahasa Indonesia terutama deiksis.
Rumusan masalah yang diangkat dalam penulisan makalah singkat ini adalah deiksis tempat dan waktu dalam cerpen “ maukah kamu menghapus bekas bibirnya di bibirku dengan bibirmu”.
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui deiksis tempat dan wqaktu dalam cerpen
“ maukah kamu menghapus bekas bibirnya di bibirku dengan bibirmu”.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif gambaran suatu keadaan yang berlangsung tidak hanya mengumpulkan data saja tetapi juga sekaligus menganalisis, menafsirkan,dan menyimpulkan. hal ini sejalan dengan pendapat Meleong “metode deskriptif adalah berupa kata-kata,gambar, dan bukan angka-angka(2012:11). metode ini dipakai sesuai kerangka acuan penelitin kualitatif, dengan memaparkan secara deskriptif hasil analisis yang dapat dalam penelitin.
BAB II
Pembahasan
Berdasarkan analisis penggunaan deiksis tempat dan waktu pada cerpen maukah kamu menghapus bekas bibirnya dibibirku dengan bibirmu, berikut beberapa contoh pembahasan tentang deiksis tempat(penunjuk) dan deiksis waktu yang terdapat dalam cerpen maukah kamu menghapus bekas bibirnya di bibirku dengan bibirmu.
deiksis tempat
data 1 seorang wanita muda dalam sikap mencurigakan berdiri di pinggir geladak sambil memegang tali kapal.
data 1 penggunaan deiksis tempat “di pinggir” refrennya mengacu pada kapal tempat berdirinya wanita tersebut.
data 2 dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari lantai kapal itu.
data 2. penggunaan deiksis tempat “ dari lantai” refrennya mengacu pada tempat yang berdiri wanita yang hendak menjatuhkan diriya.
data 3 dia tak berallh dari menatap kejauhan laut, disana ada sebuah pulau.
data 3 deiksis tempat “ di sana “ refrennya mengacu pada ujung laut yang dipandang wanita tersebut yang merupakan sebuah pulau.
data 4 tak satupun benda-benda itu kuijinkan melekat ditubuhku saat aku telah menjadi mayat di dasar laut.
data 4 penggunaan deiksis tempat “ di dasar” refrennya mengacu pada bawah laut ketiks wanita itu telah menjadi mayat.
data 5 dari atas kapal yang pernah membuat sejarah pertemuan kami.
data 5 penggunaan deiksis tempat “ dari atas “ refrennya mengacu pada kapal yang sedang ditumpngi wanita tersebut,dia hendak mambuang semua benda yang diberikan mantan kekasihnya.
data 6 di dalam lensa terhampar pemandangan yang pantastis
data 6 penggunaan deiksis waktu “di dalam” refrenny mengacu pada kamera yang digunakan lelaki yang sedari tadi memperhatikan wanita tersebut
data 7 sebuah pulau berbentuk bercak hitam dikejauhan samudra terlukis di sampingnya dalam bingkai lensa.
data 7 penggunaan deiksis tempat “ di samping “ refrennya mengacu pada tempat dekat berdirinya wanita itu jika dilihat dalam lensa pmilik lelaki tersebut.
deiksis waktu
data 1 baru saja ada diantara anak buah kapal berusaha mendekatinya, mencoba mencegah perbuatan nekat itu.
data 1 penggunaan deiksis waktu “ baru saja “ refrennya mengacu pada waktu yang sudah terjadi beberapa menit yang lalu.
data 2 sejak itu kami akrab
data 2 penggunaan deiksis waktu “sejak itu” refrennya mengacu pada waktu yang sudah terjadi dan dicerita ulang oleh orang yang mangalami kejadian tersebut.
data 3 besok adalah hari terkhir aku di kenyutanan.
data 3 penggunaan deiksis waktu “besok” refrennya mengacu pada waktu yang belum taerjadinamun akan terjadi. yaitu waktu kepulangan dosen sastra tersebut.
data 4 selama 5 hari, siang dan malam tak pernah berpisah.
data 4 penggunaan deiksis yang digunakan” 5 hari” refrennya mengacu pada waktu kebersamaan dosen dan mahasiswa sastra tersebut yang berlangsung selama lima hari.
data 5 malam kita duduk berdekatan diwarung-warung membiarkan kopi dingin sambil berpandangan.
data 5 penggunaan deiksis “ malam” refrennya mengacu pada waktu telah dilewati bersama dosen dan dan mahasiswa tersebut.
BAB III
Penutup
Penggunaan deiksis tempat dalam cerpen maukah kamu menghapus bekas bibirnya di bibirku dengan bibirmu dituangkan dalam dalam contoh seperti disana,di dalam, di samping, dipinggir, dari atas, dari lantai dan dari dasar. sedangkan deiksis waktu dituangkan dalam contoh seperti besok,baru saja, malam,5 hari, dan sejak i
Dalam deiksis tempat dimungkinkan bahwa dasar-dasar pragmatik deiksis tempat adalah jarak psikologis, dalam deiksis tempat dapat diketahui bahwa objek kedekatan secara fisik dan juga memiliki landaan psikolgis tidak jauh berbeda dengan deiksis waktu juga memiliki landasan psikolgis yang sama dengan deiksis tempat. bentuk-bentuk deisksis waktu yang bukan waktu adalah waktu dikeleder atau waktu jam.
