Senin, 19 Oktober 2020

Luka

πŸ’”πŸ’”πŸ’”

Jangan menganggap ini adalah hal biasa, perihal rasa yang tinggal beranak selama empat tahun, 
Bukan waktu yang singkat, cukup lama. 
Tapi aku mengerti ketika waktu mempermainkan aku.. Mungkinkah itu jawaban atas keraguan, bisa juga itu pertanyaan atas ketidakpastian... 
Disela-sela kayakinan ada sepotong kehancuran yang disebabkan oleh ketidakberdayaan ingin miliki. Tahu kah kamu sepotong luka itu, bisa menyakiti raga ini. Tidak, kamu bahkan trus dan trus menusuknya hingga luka tak berdarah trus menanah.. 
Berhenti..
Meski raga hendak kau miliki tapi hati tak kau inginkan... Untuk apa.... Pergilah.... 
Karena sekarang atau nanti tidak akan menyembuhkan luka... Jangan menundah kesakitan dengan kenyamanan sesaat.. Jika hati tak lagi menginginkan jangan paksa raga untuk menghianatinya, karna akupun membenci penghianatan.berkali-kali disakiti mengajarkanku untuk menghargai sepotong luka yang mungkin kau anggap itu biasa. 

@agajedhe









1 komentar:

Contoh Teks Karya Ilmiah Singkat

 ANALISIS PRAGMATIK DEIKSIS TEMPAT DAN WAKTU PADA CERPEN MAUKAH KAMU MENGAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU BAB 1 Pendahuluan Cer...