Sabtu, 09 Mei 2020

UntukMu

Sampai pada hari ini. Semuanya tetap sama. Masih denganmu,penantian ini,waktu ini, rasa ini semua berujung padamu.
Harus bilang apa lagi, saat semua waktuku lebih bermakna ketika bersamamu. Bukan hanya untuk kemarin, hari ini atau besok.. tapi selamanya. 
Untuk semua rasa yang ada dalam hati ini, sebenarnya ada keraguan yang terpendam, aku ragu untuk rasa yang sudah ku jaga ini, apakah suatu saat dia akan berbuah atau  hanya akan menumbuhkan daun-daun yang siap gugur kapan saja..
tidak, sebisa mungkin aku membuang pikiran kotor yang terus saja melekat dan menari dalam otakku. Aku harus belajar percaya dengan apa yang sudah ku mulai dan ku pelihara. tidak hanya untuk meluputkan diriku dari kebenaran, tapi juga demi setiap pengorbanan yang sudah diberikan padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Teks Karya Ilmiah Singkat

 ANALISIS PRAGMATIK DEIKSIS TEMPAT DAN WAKTU PADA CERPEN MAUKAH KAMU MENGAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU BAB 1 Pendahuluan Cer...